Dalam proses penyusunan AMDAL, bab alternatif sering menjadi titik lemah yang memicu penolakan atau permintaan revisi substansial dari Komisi Penilai. Ironisnya, bab ini kerap dianggap formalitas oleh banyak konsultan yang tidak memahami fungsi
Dalam proses penyusunan AMDAL, bab alternatif sering menjadi titik lemah yang memicu penolakan atau permintaan revisi substansial dari Komisi Penilai. Ironisnya, bab ini kerap dianggap formalitas oleh banyak konsultan yang tidak memahami fungsi